Ragam Layanan Belajar Daring SMAN 1 SUMBAWA BESAR Dalam Masa Darurat COVID-19

Ragam  Layanan Belajar Daring SMAN 1 SUMBAWA BESAR Dalam Masa Darurat COVID-19

Teknonologi Daring merupakan sebuah perkembangan teknologi yang sangat membantu kita dalam berkomunikasi terutama untuk komunikasi dua arah pada jarak yang jauh. Teknologi Daring ini merupakan sebuah komunikasi yang saling bertukar dan telah terhubung dapat digunakan  secara serempak yang melibatkan banyak orang atau hanya dengan 2 (dua) orang saja. Namun Teknologi Daring ini juga membutuhkan perangkat pendukung seperti komputer, smartphone atau alat bantu lainnya yang digunakan sebagai perantaranya terutama harus terhubung dengan internet.

Pembelajaran daring merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo dalam pencegahan penyebarluasan corona dengan melakukan social distancing, salah satunya melalui belajar dari rumah. Sekolah ataupun Perguruan Tinggi diharapkan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (online). SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai salah satu SMA Rujukan di Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat, dibawah kepemimpinan Bapak Aminu Irfanda Supanda, S.Pd.M.Pd., berdasarkan instruksi Kepala Dinas Dikbud NTB segera mengambil langkah-langkah strategis dan terukur agar pembelajaran tetap berlangsung.  Semua guru mata Pelajaran/BK melakukan “work from home” dengan memanfaatkan dan menerapkan proses pembelajaran secara daring atau online. Pada periode awal pembelajaran daring, sudah diperoleh data bahwa guru-guru dalam melakukan pendampingan pembelajaran, memanfaatkan media WhatsApp/WA. Diharapkan melalui media yang familiar ini  guru-guru  dapat  mengirimkan materi dan tagihan tugas sesuai jadwal pelajaran tatap muka setiap hari.

Sementara untuk memaksimalkan kinerja guru-guru walaupun kerja dari rumah, kepala sekolah melalui Wakasek Kurikulum dan Staf Tati Rohayati, S.Pd. dan Anna Nurhasanah, S.Pd. juga  tetap memantau melalui laporan Pendampingan Daring setiap  minggu   yang harus dibuat semua guru (bidang studi/BK). Berdasarkan laporan tersebut diperoleh hasil analisis terhadap 3 hal yaitu: (1) penggunaan aplikasi yang digunakan oleh bapak ibu guru adalah 100% menggunakan WhatsApp. Walaupun demikian tidak sedikit Bapak ibu guru yang juga menggunakan Schoology,  Google Classroom,  Zoom Cloud Meeting dan menggunakan media aplikasi Youtube; (2) Hasil penugasan yang diberikan kepada siswa menggunakan sistem daring memperlihatkan pekerjaan siswa dengan hasil sangat baik dengan persentasi tertinggi 55%, selebihnya dengan kategori baik dan kategori cukup ; (3) Tingkat partisipasi guru dan siswa selama pembelajaran daring juga memperlihatkan respon yang cukup tinggi yaitu untuk partisipasi guru mencapai  83,33% dan partisipasi siswa mencapai 94,50%.  Pembelajaran daring yang telah berlangsung sejak 24 Maret 2020 tetap mendapat pantauan dari kepala sekolah melalui WhatsApp Group yang diberi nama “Laporan KBM Online” untuk pelaporan kegiatan pembelajaran oleh guru.

Berdasarkan laporan lisan guru, dan observasi di lapangan ternyata siswa SMANIKA banyak menggunakan aplikasi ruangguru, yang sangat ngetrend saat ini. Bahkan dalam aplikasi ini diberikan akses layanan gratis bila telah berlangganan dengan beberapa provider telekomunikasi seperti Simpati, IM3, XL dan provider lainnya.  Tidak kalah penting SMAN 1 Sumbawa Besar juga memastikan layanan langsung tetap berjalan secara normal, dengan menetapkan jadwal piket guru atau guru berdinas ke sekolah secara bergantian. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dan wabah Covid 19 segera berlalu (@AinunAsmawati).

sumber : Humas