Jadi Pembina Upacara, Kapolres Sumbawa Amanatkan 7 Poin Penting kepada Siswa SMAN 1 Sumbawa Besar

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., M.IK. M menjadi pembina upacara di SMAN 1 Sumbawa Besar Senin, 11 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan langsung kepada satuan pendidikan guna memperkuat sinergitas POLRI dan dunia pendidikan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan diikuti oleh kepala sekolah, para guru, serta staf tata usaha. Kehadiran Kapolres Sumbawa pada kegiatan upacara ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan siswa.
Kapolres Sumbawa menyampaikan pesan-pesan moral kepada para siswa untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif. Sebagai Kapolres perempuan pertama di Sumbawa, beliau juga memberikan motivasi kepada para siswi SMAN 1 Sumbawa Besar untuk bercita-cita tinggi sehingga dapat berkarier mengembangkan dirinya.
“Adik-adik, milikilah cita-cita yang tinggi. Agar apa yang kalian mimpikan bisa menjadi doa. Saat sekolah dulu, saya adalah anak yang pemalu. Bahkan, tidak ada yang menyangka bahwa saya menjadi seorang polwan. Maka dari itu, tanamkan keyakinan pada diri dan fokus pada pendidikan sebagai bekal menjuju masa depan yang lebih baik,” ungkap beliau.
Selain itu, Kapolres juga menyampaikan tujuh point penting yang perlu dilaksanakan para siswa, diantaranya: Awali hari dengan beribadah, hormat dan patuh kepada orang tua serta bapak-ibu guru, jangan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain yang menjurus kepada tindakan melanggar hukum, seperti penggunaan obat terlararang/narkoba, jauhi kenakalan remaja, jangan mengendarai kendaraan bermotor jika belum cukup umur atau belum memiliki SIM, bijaklah dalam bermedia sosial karena era informasi dan pengaruh dari luar sangat cepat, perkuat rasa persaudaraan sesama pelajar dengan cara saling menghormati dan menghargai (stop bullying), jika terjadi permasalahan dalam diri maupun di lingkungan kita, segera laporkan kepada guru dan orang tua.
“Adik-adikku, ini pertama kalinya saya masuk ke SMAN 1 Sumbawa Besar, sekolah yang asri dan begitu sejuk. Ketika masuk ke halaman sekolah, saya membaca papan informasi dengan tulisan “Sekolah Ramah Anak”. Saya begitu mengapresiasi bahwa SMAN 1 Sumbawa Besar telah menjadi sekolah yang aman bagi anak-anak dalam menjalankan pendidikannya. Hal ini terbukti dari rentetan prestasi yang diumumkan, dan saya bangga bisa turut memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang berbakat dalam bidangnya masing-masing. Ternyata ini menjadi rutinitas mingguan sebelum upacara dimulai. Sukses selalu untuk SMAN 1 Sumbawa Besar dalam mengukir prestasi,” tutup beliau sebagai pembina upacara. (Wahyuni Darmayanti).












