Membanggakan, Tim SMAN 1 Sumbawa Besar Mencetak Juara 1 dalam Kompetisi ASRI dari Kemendikdasmen

Kabar bahagia dan membanggakan datang dari Tim SMAN 1 Sumbawa Besar yang diberi nama SMANIKA MALVA, tim yang beranggotakan tiga siswa aktif kelas XII yaitu Mohammad Zulfikar Aulia, Raghil Muhammad Agsa, dan Azka Fahrizal Arhab berhasil keluar sebagai Best Winner (Juara 1) Kategori Nature Convervation (Student LED) dalam Akademi Sekolah Lestari (ASRI) Tingkat Nasional di bawah bimbingan Bapak Aminu Irfanda Supanda, S.Pd., M.Pd.
Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan Kompas, Gramedia, dan Yayasan Unilever Indonesia penghargaan diberikan secara langsung di Jakarta pada 17-19 Desember 2025 kemarin.
Sebelumnya, Tim SMANIKA MALVA melakukan seleksi dengan penyusunan proposal agar masuk sebagai top 50 dan melalui proses mentoring oleh panitia akademisi dari berbagai universitas di Indonesia. Tim SMANIKA MALVA mengangkat judul “Evaseditor Water dalam Mengurangi Tingkat Zat Kapur Air Sumur di Kabupaten Sumbawa”. Alasan mereka fokus pada penelitian ini karena melihat kondisi air tanah di Pulau Sumbawa yang dipenuhi dengan zat kapur. Hal ini terjadi saat air sumur dipanaskan menghasilkan bulir putih kecil/kapur pada alas wadah dan jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan banyak penyakit pencernaan.
Selanjutnya, memasuki seleksi kedua Tim SMANIKA MALVA menyelesaikan misi dengan pembuatan video presentasi untuk lolos top 20 sebagai finalis yang akan berangkat ke Jakarta. Dari hasil pengumuman, perwakilan yang berangkat satu peserta dan satu pembina. Mohammad Zulfikar Aulia selaku ketua tim berangkat ke Jakarta didampingi pembina Bapak Aminu Irfanda Supanda, S.Pd., M.Pd. dan menerima penghargaan secara langsung di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Ibu Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd. Memberikan dukungan penuh kepada siswa-siswi berprestasi. “Sekolah tentunya mendukung setiap langkah dan prestasi yang ditorehkan siswa. Untuk mencapai Juara 1 tingkat nasional tentu ada banyak proses dan pengorbanan yang dilalui. Saya ucapkan terima kasih kepada pembina atas waktu dan dedikasinya, juga kepada anak-anak hebat atas keseriusan dan kerja kerasnya. Prestasi ini sungguh membanggakan sekolah,” jelas beliau. (Wahyuni Darmayanti)












