SIAP MENGHADAPI NEW NORMAL, SMA NEGERI 1 SUMBAWA BESAR BAGI 1000 MASKER KEPADA GURU DAN SISWA

SIAP MENGHADAPI NEW NORMAL, SMA NEGERI 1 SUMBAWA BESAR BAGI 1000 MASKER KEPADA GURU DAN SISWA

Dunia pendidikan di Indonesia turut menjadi satu di antara sektor yang mengalami dampak Pandemi Covid-19 di tanah air. Aktivitas belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan sementara semenjak merebaknya virus mematikan yang diketahui pertama kali muncul di Wuhan China akhir 2019 lalu itu. Akibatnya, proses belajar mengajar pun tak lagi tatap muka secara langsung di kelas melainkan dengan jarak jauh, yakni dengan memanfaatkan teknologi digital untuk tetap bisa belajar online. 

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan kembali kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas. Keputusan untuk dibukanya kembali sekolah untuk aktivitas belajar mengajar bagi siswa ini diterapkan di wilayah zona hijau. Pemerintah daerah yang wilayahnya masuk dalam kategori zona hijau dipersilakan untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

Sebagai kesiapan SMA Negeri 1 Sumbawa Besar dalam menghadapi new normal, Koperasi Siswa akan membagikan sebanyak 1000 masker kepada guru dan siswa sebagai perlindungan diri mencegah penularan virus corona. Seperti yang kita ketahui saat ini, bahwa masker adalah kebutuhan yang sangat penting untuk melindungi diri dari penularan virus. Hingga vaksin ditemukan, pencegahan penularan virus dengan menggunakan masker adalah kunci untuk mengurangi dampak virus corona.

Menurut pedoman, mengenakan masker wajah sangat penting saat berada di dalam ruangan, karena penularan super lebih mungkin terjadi di dalam ruangan. Oleh karena itu, wajib bagi semua orang berusia 2 tahun ke atas memakai masker saat berada di dalam ruangan dan di sekitar orang yang tidak tinggal serumah.

Saat berada di luar ruangan, pilihan paling aman untuk semua orang yang berusia 2 tahun ke atas adalah mengenakan masker. Bahkan, saat melewati orang lain untuk sesaat, seperti berlari atau berjalan melewati seseorang di trotoar.

Selain membagikan masker kepada guru dan siswa, SMA Negeri 1 telah menyiapkan tempat cuci tangan sebanyak 32 titik dan juga sabun sebagai sarana menjaga kebersihan. Simulasi pembelajaran tatap muka pun akan dilangsungkan dengan memperhatikan protokol kesehatan agar tetap aman saat belajar di kelas dan berada di sekolah. (Wahyuni Darmayanti) 

sumber : Koperasi Siswa SMANIKA